Anggota

Selasa, 23 Oktober 2012

Cegatan, Legal Ataukah Ilegal?



Yogyakarta – Sebuah cegatan terjadi di Makam UGM pada Selasa (23/10) pukul 16.00-16.30 WIB.



Cegatan yang berlangsung di daerah Ring Road Utara ini dilakukan oleh Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang beranggotakan 10 orang. Banyak pengendara sepeda motor yang tidak menyangka akan terjadinya cegatan dadakan ini. “Saya tidak mengira kalau akan ada cegatan, soalnya ketika saya tadi lewat jalan ini untuk menjemput teman saya cegatan ini belum ada” tutur Anton salah seorang pengendara.

Insiden yang hanya terjadi selama 30 menit ini, berhasil menjaring pengendara mulai dari SMA hingga orang tua. Mayoritas dari mereka tidak membawa SIM. Anehnya, polisi melarang siapappun untuk mengambil foto di TKP. Banyak yang menduga bahwa ini hanyalah cegatan yang sengaja dibuat oleh Polantas. “Saya tidak yakin kalau ini adalah cegatan legal, karena lamanya waktu cegatan hanya sebentar saja.”

Senin, 22 Agustus 2011

Kesederhanaan

Laksana padi, semakin merunduk ia semakin berisi
Hatinya lembut terbalut oleh kemurahan hati

Laksana padi, berarti bagi banyak insani
Selalu berbagi meski tak tercukupi

Kehidupan yang terselimuti perhiasan dunia
Mambawa intan dan permata terjerumus ke dalamnya
Namun kemurahan itu terus menjadi juara

Seperti gabah, ia dicampakkan
Seperti harapan, ia dicari

Ia adalah perhiasan dunia yang sesungguhnya
Yang memberi keindahan bagi intan dan permata
Karena ia adalah kesederhanaan

Created By : Paschalis Serty C. W.
EKR KOBAR 12 Agustus 2011

Senin, 04 Oktober 2010

Kenangan

Satu detik merekah senyuman dari bibirmu
Dua detik terucap kata dari bibirmu
Tiga detik terpancar kasih dari lakumu
Empat detik terjalin persahabatan dari hatimu

Waktu terus bergulir
Jarak selalu menanti
Namun, kasihmu terus mengalir
Terkenang selalu dalam hati


Paschalis Serty Canny Widarsi
18 Agustus 2010/Mengenang 40 hari Alm. Abdiel Setiawan

Kamis, 23 September 2010

SAMAR


Kacau!!!

Dunia ini serba kacau

Tak ada lagi keadilan dalam hidup

Semua bertopeng

Topeng yang sangat indah

Membuat semua terkesima

Namun hasilnya...,

Kacau!!!

Diri ini sungguh kacau

Tertipu oleh senyuman dunia

Yang selalu mengisyaratkan kemunafikan

Menenggelamkan asa dan kemunafikan

Aaaaaaaaaaargh!!!

Persetan dengan semua ini

Membuatku menjadi gila dan serba tak jelas

Kekacauan ini telah menyamarkan duniaku

Menyamarkan diriku

Menyamarkan asa dan impianku

Karena kaulah samar, yang menyamarkan semuanya

Created By : Paschalis Serty C. W.

Universitas Sanata Dharma

Miss You All

Sebuah gambar di dinding

Membawa Terbang jauh segala cerita di masa itu

Membuat seluruh tubuhku bergetar

Mengingat setiap detik yang tergambarkan

Aku pun duduk tersungkur di pojok dan menangis

Sebuah gambar di dinding

Membawa terbang jauh setiap lembar cerita hatiku

Menyayat dan membuka setiap cerita yang terukir

Mengambangkan setiap rasa yang ada

Sebuah gambar di dinding

Membuat aku ingin kembali ke setiap detik yang telah kulalui

Memutar film lama yang tersimpan erat di hati dan pikiranku

Merasakan kembali detik-detik yang begitu indah

Namun kutahu,

Sebuah gambar di dinding

Tak kan pernah dapat terlukiskan kembali

Selamanya hanya akan menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan

Selamanya...

Sebuah gambar di dinding

Akan tetap menjadi sebuah gambar yang terlukiskan di sana

Created By : Paschalis Serty Canny Widarsi

Tuhan

Dapatkah aku keluar dari kegelapan?

Dapatkah aku terbebas dari kefanaan?

Dapatkah aku berjuang melawan hidup?

Kau tahu jawabannya

Kau tahu caranya

Karena kau yang membantuku

Kau yang beriku terang

Kau yang beriku keabadian

Kau yang beriku kekuatan

Melalui perkataanmu, aku menjadi kuat

Melalui perkataanmu, aku menjadi yakin

Melalui perkataanmu, aku mendapatkan kepastian

Terima kasih

Untuk semua yang telah kau berikan

Tuhan…..

Created By : Paschalis Serty C. W.

Majalah MARSUDIRINI

KMPKS

Seperti petir menyambar
Hatiku tersentak mendengarnya
Diantara dua pilihan yang menyulitkan

Akhirnya, kupilih sebuah keputusan yang menyulitkan
Tapi, ini semua demi masa depanku
Sehingga aku, harus pergi ke kota yang tak kukenal

Sampai jumpa Ayah
Sampai jumpa Ibu
Sampai jumpa semua

Kini, ke manakah aku harus pergi?
Kemana?
Kemana?

Tunjukkan padaku
Kemana aku harus pergi?

Mari, datanglah kawan
Datanglah ke dalam pelukan kami semua
Terimalah uluran tangan kami

Kau tak sendiri sobat,
Kita akan menempuh hidup ini
Suka dan duka akan kita alami bersama
Karena kita adalah satu
Satu dalam Tuhan
Satu dalam KMPKS
”Keluarga Mahasiswa Mahasiswi Pelajar Sumatra Bagian Selatan”

Created By : Paschalis Serty C. W.
Dies Natalis KMPKS ke-37